BAB 1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Tumbuhan akan terus berusaha untuk selalu tumbuh dan berkembang demi kelestarian hidupnya. Pertumbuhan tanaman selalu melakukan metabolisme untuk membuat makanan dan menyimpannya dalam bentuk cadangan makanan. Tanaman dalam membuat makanannya sendiri atau fotosintesis memerlukan cahay sebagai penyuplai energi, karbon dioksida sebagai bahan utama fotosintesis, begitu juga dengan air yang diserap bersamaan dengan unsur hara. Air diperoleh oleh tanaman dari dalam tanah melalui akar baik secara mass flow, difusi ataupun intersepsi akar.
Tanaman membutuhkan lingkungan yang sesuai agar bisa tumbuh. Lingkungan disekitar akan mempengaruhi metabolisme tanaman yang secara tidak lansung juga mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Tanaman yang cocok dengan lingkungannya akan tumbuh dengan sehat sedangkan tanaman yang tumbuh di tempat yang tidak sesuai maka pertumbuhannya akan terhambat.
Metabolisme dalam tubuh tanaman terjadi sejak tanaman tersebut masih berupa kecambah hingga tanaman berhenti tumbuh atau mati. Proses metabolism yang paling penting bagi tanaman adalah proses fotosintesis, karena proses ini yang menjadikan tanaman bisa hidup. Proses ini juga yang menjadikan tanaman menjadi produsen dalam rantai makanan karena kemampuannya dalam mengubah bahan – bahan kimia dalam tanah atau di udara menjadi bahan makanan.
Proses fotosintesis ini tidak terlepas dari air yang menjadi bahan utama selain karbon dioksida. Air yang diserap oleh akar tanaman membutuhkan suatu proses dimana air itu bisa sampai ke daun yang menjadi tempat fotosintesis. Proses tersebut disebut transport air. Pengangkutan air bukan hanya dari akar ke daun melainkan mengangkut hasil dari proses fotosintesis yang ada di daun ke seluruh tubuh tanaman.
Hasil dari fotosintesis yang diangkut melalui jaringan pengangkut akan ditempatkan pada bagian tanaman yang muda. Sel tanaman muda akan mudah membelah dan membuat tanaman akan bertambah tingginya. Pertambahan tinggi inilah yang akan membuat tanaman bisa mendapat sina matahari untuk melakukan fotosintesis yang secara bersamaan transport air akan terus berlangsung.
Setiap tanaman pasti memiliki pembuluh angkut didalam tubuhnya meskipun bentuk dan letaknya berbeda antara tanaman satu dengan tanaman lainnya. Namun meskipun berbeda bentuk dan letaknya, pembuluh angkut tetap berfungsi sebagai pengangkut air dan hasil fotosintesis.
1.2 Tujuan
Untuk mempelajari peristiwa transport air pada batang tanaman